Article

Metode Belajar Efektif untuk Anak dengan Dsylexia

A. Latih membaca dengan rutin

Setiap anak unik dan belajar dengan cara yang berbeda, jadi gunakan apa yang Anda ketahui tentang kekuatan dan kelemahan anak Anda. Tidak ada resep yang sempurna, tetapi biasanya melibatkan banyak latihan, rutin dan dukungan.

  • Ada beberapa macam cara untuk mendukung membaca anak Anda. Cobalah beberapa ide ini:
    Dengarkan buku audio dan mintalah anak Anda membacanya bersama.
  • Pastikan dia menghabiskan waktu membaca sendirian, baik secara diam-diam atau dengan suarakeras.
  • Baca kembali buku-buku favoritnya. Ini mungkin sedikit membosankan bagi Anda, tetapi itu membantunya belajar.
  • Bergiliran membaca buku bersama-sama.
  • Bicarakan tentang cerita yang Anda baca bersama dan ajukan pertanyaan seperti, “Menurut Anda apa yang akan terjadi selanjutnya?”
  • Gunakan buku sekolah, tetapi juga bisa menggunakan novel grafis dan buku komik juga.
  • Membaca hal-hal yang menarik atau membuat anak Anda bersemangat sehingga dapat meningkatkan motivasi untuk membaca.

B. Jadikan belajar menyenangkan.

  • Buat lagu, puisi, dan bahkan tarian untuk membantu mengingat berbagai hal.
  • Mainkan permainan kata.
  • Jika anak Anda masih balita, gunakan sajak anak-anak dan mainkan permainan yang lucu untuk mempermudah mengingatnya.

C. Perhatikan hal-hal yang berkaitan dengan sekolah.

  • Dampingi anak anda saat mengerjakan tugas sekolah.
  • Pastikan untuk bekerjasama dengan sekolah untuk membuat IEP yang menjabarkan kebutuhan anak Anda dan membantu Anda memantau kemajuannya.
  • Bantu anak Anda memecah tugas-tugas besar menjadi bagian-bagian kecil.
  • Kemudian, bekerja bersama dengan guru untuk memantau pekerjaan sekolah. Misalnya, Anda dapat menggunakan folder dengan warna berbeda untuk catatan kelas versus pekerjaan rumah, atau kalender raksasa untuk melacak tanggal jatuh tempo. Untuk anak-anak yang lebih besar, pengingat dan alarm di ponsel cerdas, tablet, dan komputer juga dapat berperan.

D. Dukungan Emosional

  • Akan banyak tantangan yang muncul dalam hal pengasuhan anak, sangat membantu untuk bersikap tegas, sabar, dan positif.
  • Anda juga ingin memberi anak Anda waktu untuk melakukan hal-hal selain tugas sekolah.
  • Jika semuanya bekerja, setiap saat, itu akan membuatorangtua dan anak lesu.
  • Selain itu, Anda ingin anak Anda melihat bahwa dia tidak didefinisikan oleh disleksia, bahwa dia terampil dan cerdas dalam banyak hal.

Anda juga bisa :

  • Rayakan kesuksesan. Ambil satu hari di akhir proyek sekolah tertentu atau setelah ujian besar untuk bersenang-senang bersama.
  • Jangan mengharapkan kesempurnaan.
  • Bantu anak Anda memahami apa itu disleksia. Dia harus tahu bahwa itu bukan salahnya dan Anda akan menyelesaikannya bersama.
  • Biarkan anak Anda melakukan kegiatan yang dia kuasai dan nikmati. Ini bisa menyeimbangkan perjuangan dengan tugas sekolah.
  • Puji kekuatan dan keterampilan anak Anda. Jangan biarkan perjuangan belajar menjadi fokus utama
  • Ingatkan anak Anda bahwa banyak orang berbakat dan berhasil memiliki (atau pernah) mengalami disleksia, seperti Albert Einstein dan Whoopi Goldberg.
  • Katakan sesering mungkin “Aku mencintaimu” pada anak Anda.
  • Juga, ingat bahwa Anda mengatur nada pada saat bicara.

Disleksia anak Anda mungkin menantang bagi Anda, tetapi sikap positif dimulai dari Anda sendiri akan terus berlanjut. Anda dapat menunjukkan bahwa Anda membuat kesalahan dan berjuang, tetapi Anda juga terus maju.

-dr.Anggia Hapsari,SpKJ (K)-
Psikiater konsultan Anak & Remaja